Tuesday, May 13, 2008

KEPEDULIAN TERHADAP PERAWAT
Oleh : Riza.

Nurse day yang jatuh pada tanggal 12 Mei 2008 telah berlalu yang tersisa hanya harapan yang tak kunjung datang tentang pengesahan RUU praktik keperawatan. Kita selalu menunggu momentum seperti menunggu datangnya hari tersebut baru bergerak, apakah hari tersebut selalu hadir ditiap jam atau bulan? Tentu tidak. Jadi jangan tunggu hari untuk bergerak. Yang diperlukan adalah lobi – lobi yang cantik yang dilakukan oleh orang – orang yang cerdik sehingga harapan tersebut menjadi kenyataan.

Banyak perawat yang berusaha agar di akui eksistensinya tapi lupa bahwa untuk mencapai hal tersebut tidak mudah. Ada perawat yang ingin dapat memerintah tenaga medis layaknya film emergency room buatannya holywood atau sebenarnya memang keadan tersebut memang ada. Dengan tidak mengecilkan profesi perawat, banyak perawat masih berpendidikan D3, secara logika apakah mungkin bisa menyuruh seseorang yang mengambil pendidikan hampir 4 tahun di pendidikan ditambah 2 tahun di lapangan dilanjutkan dengan pendidikan spesialis yang memakan waktu 4 – 5 tahun sehingga total pendidikan yang di ikuti menjadi 10 - 11 tahun .

Yang diperlukan oleh perawat adalah terus menimba ilmu baik yang bersifat formal maupun informal, yang bersifat formal agar diakui secara sah oleh hukum sedangkan yang bersifat informal, agar ilmu perawat tersebut terus ter up – date.

Ini my history boleh di percaya boleh tidak, saya bekerja di unit khusus dan pimpinan unit tersebut adalah seorang konsultan yang katanya salah satu murid terpandai dikelasnya. Konsultan ini selalu menganggap remeh masukan dari saya, terkadang ketika masukkan tersebut diberitahukan seolah – olah dia mendengar seperti ogah – ogahan, terkadang ia suka menyindir pekerjaan perawat. Lambat laun masukan saya mulai di dengar dan membuat saya bisa berdiskusi tentang pasien dengan konsultan tersebut, ketika saya mendapat promosi jabatan dan harus meninggalkan ruang tersebut, konsultan tersebut berujar pada acara perpisahan saya, beliau mengatakan : “ saya suka marah denganmu, suka cuekin kamu ketika sedang berbicara, sebenarnya saya sedang menguji sampai dimana kemampuan kamu, dan saya sebenarnya keberatan kamu pindah karena sulit mencari perawat yang berkwalitas........”.

Dari sekelumit kata – kata diatas kita dapat mengambil kesimpulan bahwa medis membutuhkan perawat yang setara ilmunya dengan mereka, tanpa itu jangan pernah bermimpi untuk menjadi mitra dengan mereka.

Saran saya untuk perawat, tunjukkan kemampuan kita bahwa memang kita pantas di hargai karena kita berhadapan dengan orang – orang yang kaya akan ilmu pengetahuan.

Semoga perawat indonesia menjadi perawat yang diakui eksistensinya diseluruh dunia. Semoga saya bukan jadi perawat pemimpi.

Friday, May 9, 2008

Air kelapa sebagai air mineral alami
Oleh: dr. Nawanto A Prastowo, SpKO


Air adalah salah satu unsur alam yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Air dibutuhkan untuk menjamin berfungsinya organ-organ secara normal di dalam tubuh. Air penting bagi tubuh manusia karena berfungsi sebagai media bagi proses metabolisme sel, transportasi zat-zat makanan, oksigen dan sisa-sisa metabolisme, mencegah peningkatan suhu tubuh, mempertahankan fungsi sendi, dan mempertahankan bentuk dan fungsi sel. Kekurangan air dapat mengganggu metabolisme sel sehingga dapat menyebabkan kerusakan sel, gangguan fungsi organ serta kematian.

Volume air dalam tubuh orang dewasa mencapai 70% dari total berat badan. Sebagai contoh, seseorang dengan berat badan 60 kg memiliki volume total air kurang lebih 42 liter. Volume air dalam tubuh dipengaruhi oleh usia, massa otot, dan jenis kelamin. Orang tua, wanita, dan massa otot sedikit akan memiliki volume air lebih sedikit. Sebanyak 2/3 dari volume total air dalam tubuh berada di dalam sel (cairan intrasel-CIS) dan 1/3 berada di luar sel (cairan ekstrasel-CES). Cairan ekstrasel terdiri dari plasma yang berada di pembuluh darah, dan cairan di dalam jaringan (interstitial). Air dapat berpindah dari intrasel ke ekstrasel dan sebaliknya oleh sebab itu perubahan volume CES dapat mempengaruhi volume cairan intrasel.

Di dalam cairan intrasel maupun ekstrasel terdapat elektrolit, unsur penting bagi tubuh selain air. Komposisi elektrolit pada kedua kompartemen cairan tersebut berbeda. Kalium dan fosfat adalah elektrolit utama pada CIS, sedangkan natrium dan klorida adalah elektrolit utama CES. Natrium dan kalium berperan dalam keseimbangan asam-basa, keseimbangan cairan, dan fungsi sel saraf. Fosfat adalah unsur pembentuk molekul berenergi (adenosine triphosphate-ATP), dan berperan dalam pembentukan tulang dan gigi. Klorida berperan dalam keseimbangan asam-basa dan cairan. Selain itu masih terdapat elektrolit lain yang memiliki fungsi penting, misalnya kalsium dan magnesium. Kalsium berperan dalam pembentukan tulang dan gigi, proses pembekuan darah, kontraksi otot, dan fungsi sel saraf. Magnesium berperan dalam aktivitas enzim, pembentukan tulang, dan aktivitas otot dan sel saraf. Kekurangan elektrolit akan menimbulkan berbagai gangguan fungsi organ, oleh sebab itu kebutuhan elektrolit harus selalu tercukupi.

Volume cairan dan konsentrasi elektrolit selalu dipertahankan dalam keadaan yang seimbang. Keseimbangan cairan dan elektrolit dipertahankan dengan mengatur masukan dan keluaran air dan elektrolit. Masukan air dan elektrolit (water and electrolite gain) diperoleh terutama melalui makan dan minum. Keluaran air dan elektrolit (water and electrolite loss) secara eksresi melalui buang air kecil dan buang air besar, dan secara evaporasi melalui pernafasan dan kulit dalam bentuk keringat. Masukan dan keluaran air dikendalikan oleh otak yaitu di hipotalamus. Perubahan volume CES maupun konsentrasi elektrolit merangsang hipotalamus untuk mengurangi atau meningkatkan keluaran dan masukan air dengan cara mengatur rasa haus dan eksresi air melalui ginjal.

Dehidrasi adalah suatu keadaan kehilangan cairan sehingga mengganggu fungsi normal organ-organ tubuh. Tubuh kita dapat mengalami dehidrasi disebabkan oleh masukan air kurang atau keluaran air berlebihan. Dehidrasi karena keluaran air berlebihan disebabkan oleh diare atau peningkatan aktivitas fisik. Pada aktivitas fisik biasa, tubuh kehilangan air sebanyak 2,5 liter per hari, sebagian besar (60%) dikeluarkan melalui air seni. Pada peningkatan aktivitas fisik, misalnya berolahraga, kehilangan air mencapai 1-2 liter per jam, sebagian besar (95%) dikeluarkan melalui keringat. Banyaknya air yang hilang tergantung pada intensitas aktivitas fisik, dan suhu dan kelembaban. Makin besar intensitas latihan, suhu dan kelembaban, akan semakin besar kehilangan air. Rasa haus merupakan gejala awal terjadinya dehidrasi. Kehilangan air sebanyak 2% dari berat badan dapat menyebabkan peningkatan laju jatung dan suhu tubuh. Kematian dapat terjadi bila kehilangan air mencapai 9-12% berat badan. Pada dehidrasi, tubuh tidak hanya kehilangan air tetapi juga kehilangan elektrolit dan glukosa. Disamping air, dehidrasi menyebabkan kehilangan elektrolit. Kehilangan natrium dan klorida dapat mencapai 40-60 mEq/liter, sedangkan kalium dan magnesium 1,5-6 mEq/liter. Kehilangan elektrolit akan mempercepat timbulnya gejala dan gangguan fungsi organ-organ.

Rehidrasi dengan memberikan air minum biasa justru akan sangat berbahaya pada kehilangan elektrolit. Air minum biasa menyebabkan CES menjadi hipoosmolar sehingga air masuk ke CIS. Minum air biasa terus menerus semakin meningkatkan hipo-osmolaritas CES dan menambah volume air yang masuk ke CIS sehingga mengakibatkan pembengkakan sel yang dapat mengakibatkan kematian. Oleh sebab itu komposisi cairan rehidrasi harus mengandung elektrolit dan glukosa dalam jumlah yang cukup untuk mengganti yang hilang.

Alam ternyata telah menyediakan sumber air yang memenuhi syarat sebagai cairan rehidrasi yang terdapat dalam air kelapa muda. Mitos air kelapa muda menyebabkan pegal-pegal bila diminum setelah berolahraga belum terbukti secara ilmiah. Bahkan terbukti kandungan elektrolit dan glukosa dalam air kelapa muda bersifat isotonik sehingga sangat baik diminum sebagai cairan rehidrasi pengganti cairan yang hilang karena berbagai penyebab. Komposisi air kelapa muda adalah gula sebanyak 4,4%, natrium 42 mg%, kalium 290 mg%, kalsium 44 mg%, magnesium 10 mg%, besi 106 mg%, dan tembaga 26 mg%.

Selain glukosa dan elektrolit, air kelapa muda juga mengandung vitamin dan protein yang sangat diperlukan oleh tubuh. Protein merupakan komponen penyusun membran sel dan organel, berfungsi dalam pembentukan jaringan, enzim dan hormon, dan cadangan energi. Terdapat 12 jenis protein penting yang terdapat di dalam air kelapa muda antara lain alanin, arginin, asam aspartat, asam glutamat, histidin, fenilalanin, tirosin, dan lain-lain. Jenis vitamin yang terdapat dalam air kelapa muda adalah golongan vitamin B, yang merupakan koenzim dalam metabolisme sumber energi baik karbohidrat, lemak, maupun protein, dan pembentukan sel. Terdapat 7 jenis vitamin B yang terdapat dalam air kelapa muda yaitu asam nikotinik, asam pantotenat, biotin, riboflavin (B2), asam folat, tiamin (B1), dan piridoksin (B6). Kandungan glukosa, elektrolit, vitamin, dan protein menyebabkan air kelapa bukan saja berfungsi sebagai pengganti air tetapi juga sebagai sumber energi dan untuk mempercepat fase pemulihan.

Dibandingkan dengan sport drink, air kelapa muda memiliki beberapa kelebihan. Hasil penelitian membuktikan air kelapa muda memiliki Indeks Rehidrasi (indikator banyaknya cairan rehidrasi yang diberikan yang dipergunakan tubuh) lebih baik dibandingkan dengan air biasa dan minuman elektrolit buatan. Indeks Rehidrasi lebih tinggi berarti air kelapa muda lebih efektif dan lebih cepat memperbaiki dehidrasi. Kelebihan lain adalah memiliki rasa lebih lezat dan mudah ditoleransi lambung sehingga air kelapa muda dapat diminum dalam jumlah cukup banyak. Food and Agriculture Organization (FAO), badan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang mengurusi pangan merekomendasikan air kelapa muda sebagai cairan rehidrasi alami dan minuman berenergi cocok bagi siapa saja terutama atlet dan mereka yang memiliki aktivitas cukup tinggi. FAO menganjurkan agar air kelapa muda dipatenkan dan dipasarkan dalam kemasan tanpa mengurangi rasanya yang lezat, kandungan elektrolit, glukosa, protein dan vitamin.

sumber.kalbe.co.id
CDC : 3 dari 4 ibu baru di Amerika memberikan ASI kepada bayinya
Oleh: NFA



Tiga dari 4 ibu baru memberikan ASI kepada bayinya, suatu angka tertinggi di Amerika sejak 20 tahun. Ini berdasarkan laporan pemerintah yang dikeluarkan Mei 2008. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), sekitar 77% ibu baru yang memberikan ASI, dari angka sebelumnya 60% pada tahun 1993-1994. Menurut jurubicara CDC, Jeff Lancasshire, tampaknya merupakan angka tertinggi berdasarkan hasil survey sejak pertengahan tahun 1980-an.

Para ahli mengaitkan peningkatan kampanye edukasi yang menekankan ASI lebih baik daripada susu formula untuk melindungi bayi terhadap penyakit dan obesitas. Perubahan kultur yang mengakomodasi para ibu menyusui juga menjadi salah satu faktor.

Studi terbaru menemukan bahwa persentase bayi kulit hitam yang diberikan ASI meningkat paling dramatis sampai 65%. Hanya 36% yang diberikan ASI pada tahun 1993-1994. Untuk bayi kulit putih, peningkatan sebesar 79% dari 62%. Untuk keturunan Meksiko, meningkat menjadi 80% dari sebelumnya 67%.

Dr. David Satcher memberikan selamat pada temuan dalam laporan yaitu wanita kulit hitam secaca histori tidak pernah mempunyai angka terendah. Hal ini sangat mengesankan ketika melihat pada awal mulanya, Wanita keturunan Afrika telah membuat kemajuan besar.

Laporan baru didasarkan survey komprehensif yang melibatkan wawancara per orang dan pengujian fisik. Temuan didasarkan dari informasi 434 bayi dari tahun 2005 dan 2006. Hasil survey pada ribuan keluarga dikeluarkan tahun lalu, yang menemukan bahwa 74% bayi pada thun 2004 mendapatkan ASI.

Paling sedikit 3 tipe survey CDC menunjukkan angka pemberian ASI meningkat sejak awal tahun 1990 an. Laporan terakhir CDC menemukan angka pemberian ASI terendah pada wanita yang tidak menikah, miskin, tinggal di desa, lebih muda dari 20 tahun dan tingkat pendidikan SMA atau kurang.


sumber.Kalbe.co.id

Wednesday, April 30, 2008

MENKES HARUS TINDAK DOKTER YANG CARI UNTUNG

Menteri Kesehatan harus menindak tegas dokter-dokter yang menuliskan resep obat-obat mahal untuk mencari keuntungan pribadi dari janji para produsen obat. Sanksi berupa teguran tidak cukup sebab akibat ulah oknum dokter ini, pembengkakan tagihan Askeskin semakin tidak terkendali. “Dari penelusuran saya, di Bau Bau banyak dokter spesialis yang nakal. Jadi dia tulis obat, katakanlah namanya obat G, harganya Rp2,3 juta. Akibatnya tagihan yang bulan-bulan sebelumnya cuma Rp200 juta sampai Rp300 juta. Mulai bulan Desember naik Rp900 juta dan akhirnya Rp1,7 miliar,” kata Ketua yayasan Pemberdayaan Konsumen Kesehatan Indonesia Marius Widjajarta di Jakarta, Rabu (8/8). Penggelembungan harga obat ini akibat iming-iming keuntungan Rp200 ribu yang akan diterima dokter tersebut dari produsen. Bahkan jika berhasil mencapai target penjualan tertentu, dokter dan keluarganya ditawari paket-paket liburan ke luar negeri. “Tanpa bermaksud merendahkan profesi dokter. Dokter seharusnya menuliskan resep yang sesuai dengan keilmuannya tanpa bermaksud cari untung. Tapi memang ada dokter yang seperti itu selain yang memang benar-benar lurus,” lanjut Marius. Tindakan para dokter ini, katanya, adalah bagian dari kecenderungan yang ada sekarang bahwa obat-obat branded (bermerek) lebih diprioritaskan dibanding generik. ”Tidak perlu saya sebut nama, tapi ada pejabat di Depkes yang menyetujui untuk memprioritaskan obat-obatan branded. Jadi semua berdasarkan permintaan obat dari RS. Akibatnya bisa ditebak, ada RS yang harus menanggung sekitar Rp3 miliar per bulan karena selisih harga. Kalau ini di daerah bisa bikin bangkrut.” Selain oknum-oknum dokter yang mencari keuntungan pribadi, Marius memandang perlu ada pidana bagi para aparat Pemda yang memalsukan status ekonomi seseorang dan mempermudah pembuatan Surat Keterangan Tidak mampu (SKTM) oleh orang-orang berada sehingga bisa mendapat pelayanan gratis. “Harusnya ada kerjasama dengan Mendagri untuk menindak orang-orang (yang memalsu SKTM) ini karena dari ulah mereka yang seharusnya lebih layak dapat perawatan jadi dianggap tidak layak. Umumkan masalah pidana ini ke media massa supaya mereka mikir-mikir kalau mau melakukan,” ujarnya. Dari penelusuran yang dilakukannya di Medan, Marius menemukan bahwa orang-orang mampu bisa membuat SKTM dengan sogokan uang yang biasa mereka sebut ‘uang minyak.’ Dengan memberikan uang Rp20 ribu ke kelurahan dan Rp50 ribu ke kecamatan, atau mengaku sebagai kerabat kepala desa, SKTM bisa didapat dengan mudah. Masalah Askeskin juga diperparah dengan buruknya kualitas SDM PT Askes di daerah dan lambannya RS untuk menyerahkan tagihan. Di sisi lain, menanggapi saling tuding antara pihak Depkes dan PT Askes atas masalah pembengkakan tagihan, menurut Marius, sebenarnya bisa diatasi dengan duduk bersama dan membicarakan solusi yang seharusnya ditempuh dan bukannya perang pendapat. “Menkes, PT Askes seharusnya duduk bersama. Selama ini kan dari Menkes bilang sistem PT Askes tidak beres, sementara PT Askes bilang tidak mungkin begitu karena mereka diaudit. Kalau perlu saya mau jadi mediator,” tegas Marius sambil menyatakan keprihatinan terhadap pelaksanaan Askeskin yang semakin karut marut. Ia menyebut tahun ini adalah titik pelaksanaan Askeskin yang paling buruk dan menyedihkan, padahal dua tahun sebelumnya sangat baik dan bahkan sudah mampu menjangkau 70% masyarakat miskin. (DI/Ol-03) Sumber: http://www.mediaindonesia.com/, Humaniora, Copyright © 2007 Media Indonesia Online. All rights reserved. Rabu, 08 Agustus 2007 17:17 WIB

sumber. depkes.go.id
INDIKATOR PENILAIAN KETENAGAAN
RUMAH SAKIT


Untuk menilai atau memberikan gambaran tentang ketenagaan di rumah sakit yang ada, harus dibandingkan dengan indikator yang dijadikan pembanding.
Dalam hal ketenagaan, indikator yang dipakai adalah standarisasi ketenagaan di rumah sakit baik menyangkut kuantitas maupun kualitasnya.

Sebagaimana diketahui, peraturan perundang-undangan yang mengatur standarisasi ketenagaan di rumah sakit adalah Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 262/Menkes/Per/VII/1979. Peraturan Menteri sampai saat ini masih berlaku, namun disadari bahwa standard tersebut dirasakan kurang sesuai lagi dengan lajunya peningkatan pelayanan kesehatan di rumah sakit serta perkembangan teknologi kesehatan masa kini.

Standarisasi ketenagaan yang dimaksud dalam Permenkes 262 tahun 1979 ini didasarkan pada rasio jumlah tenaga menurut kategori (Medis, Paramedis Perawatan, Paramedis Non Perawatan dan Non Medis) dengan tempat tidur rumah sakit menurut masing-masing kelasnya. Upaya untuk menyusun konsep standarisasi ketenagaan telah dilaksanakan, diantaranya dengan menggunakan Konsep Standard Kebutuhan Tenaga Minimal, Indicators of Staff Need (ISN).

Berbagai standard ketenagaan yang ada dapat dijelaskan sebagai berikut :

Standarisasi ketenagaan berdasarkan Permenkes 262 tahun 1979.
Untuk menentukan jumlah ketenagaan minimum bagi setiap kategori ketenagaan pada tiap-tiap kelas rumah sakit yang diperlukan, dapat digunakan angka perbandingan antara jumlah tempat tidur yang ada dengan jumlah ketenagaan yang diperlukan, sbb :

Untuk RSU Kelas A dan Kelas B, adalah :
- tempat tidur : tenaga medis = (4-7) : 1
- tempat tidur : paramedis perawatan = 2 : (3-4)
- tempat tidur : paramedis non perawatan = 3 : 1
- tempat tidur : non medis = 1 : 1

Untuk RSU Kelas C, adalah :
- tempat tidur : tenaga medis = 9 : 1
- tempat tidur : paramedis perawatan = 1 : 1
- tempat tidur : paramedis non perawatan = 5 : 1
- tempat tidur : non medis = 4 : 3

Untuk RSU Kelas D, adalah :
- tempat tidur : tenaga medis = 15 : 1
- tempat tidur : paramedis perawatan = 2 : 1
- tempat tidur : paramedis non perawatan = 6 : 1
- tempat tidur : non medis = 3 : 2

Untuk RS Khusus, standarisasi ketenagaan perlu mempertimbangkan kondisi obyektif dengan berpedoman pada perumusan keputusan rumah sakit umum.

Standar Kebutuhan Tenaga Minimal.
Standard ini disusun oleh suatu Tim dilingkungan Ditjen Pelayanan Medik. Dasar pertimbangan yang dipakai dalam standard kebutuhan tenaga minimal adalah satuan kerja serta standard pelayanan pada tiap-tiap rumah sakit menurut kelasnya.
Disamping itu penentuan kebutuhan tenaga tidak hanya dilihat dari fungsinya didalam pelayanan kesehatan, tetapi juga dilihat dari fungsinya didalam pelayanan pendidikan.

sumber. depkes.go.id

Thursday, April 10, 2008

Osteomielitis

kutipan dari : indonesiaindonesia.com

DEFINISI

Osteomielitis adalah infeksi tulang yang biasanya disebabkan oleh bakteri, tetapi kadang-kadang disebabkan oleh jamur.

Jika tulang terinfeksi, bagian dalam tulang yang lunak (sumsum tulang) sering membengkak. Karena pembengkakan jaringan ini menekan dinding sebelah luar tulang yang kaku, maka pembuluh darah di dalam sumsum bisa tertekan, menyebabkan berkurangnya aliran darah ke tulang.
Tanpa pasokan darah yang memadai, bagian dari tulang bisa mati.

Infeksi juga bisa menyebar keluar dari tulang dan membentuk abses(pengumpulan nanah) di jaringan lunak di sekitarnya, misalnya di otot.

PENYEBAB

Tulang, yang biasanya terlindung dengan baik dari infeksi, bisa mengalami infeksi melalui 3 cara:
# Aliran darah
# Penyebaran langsung
# Infeksi dari jaringan lunak di dekatnya.

Aliran darah bisa membawa suatu infeksi dari bagian tubuh yang lain ke tulang.
Infeksi biasanya terjadi di ujung tulang tungkai dan lengan (pada anak-anak) dan di tulang belakang (pada dewasa).

Orang yang menjalani dialisa ginjal dan penyalahguna obat suntik ilegal, rentan terhadap infeksi tulang belakang (osteomielitis vertebral).
Infeksi juga bisa terjadi jika sepotong logam telah ditempelkan pada tulang, seperti yang terjadi pada perbaikan panggul atau patah tulang lainnya.

Bakteri yang menyebabkan tuberkulosis juga bisa menginfeksi tulang belakang (penyakit Pott).

Organisme bisa memasuki tulang secara langsung melalui patah tulang terbuka, selama pembedahan tulang atau dari benda yang tercemar yang menembus tulang.
Infeksi ada sendi buatan, biasanya didapat selama pembedahan dan bisa menyebar ke tulang di dekatnya.

Infeksi pada jaringan lunak di sekitar tulang bisa menyebar ke tulang setelah beberapa hari atau minggu. Infeksi jaringan lunak bisa timbul di daerah yang mengalami kerusakan karena cedera, terapi penyinaran atau kanker, atau ulkus di kulit yang disebabkan oleh jeleknya pasokan darah atau diabetes (kencing manis).
Suatu infeksi pada sinus, rahang atau gigi, bisa menyebar ke tulang tengkorak.

GEJALA

Pada anak-anak, infeksi tulang yang didapat melalui aliran darah, menyebabkan demam dan kadang-kadang di kemudian hari, menyebabkan nyeri pada tulang yang terinfeksi. Daerah diatas tulang bisa mengalami luka dan membengkak, dan pergerakan akan menimbulkan nyeri.

Infeksi tulang belakang biasanya timbul secara bertahap, menyebabkan nyeri punggung dan nyeri tumpul jika disentuh. Nyeri akan memburuk bila penderita bergerak dan tidak berkurang dengan istirahat, pemanasan atau minum obat pereda nyeri.
Demam, yang merupakan tanda suatu infeksi, sering tidak terjadi.

Infeksi tulang yang disebabkan oleh infeksi jaringan lunak di dekatnya atau yang berasal dari penyebaran langsung, menyebabkan nyeri dan pembengkakan di daerah diatas tulang, dan abses bisa terbentuk di jaringan sekitarnya.
Infeksi ini tidak menyebabkan demam, dan pemeriksaan darah menunjukkan hasil yang normal.
Penderita yang mengalami infeksi pada sendi buatan atau anggota gerak, biasanya memiliki nyeri yang menetap di daerah tersebut.

Jika suatu infeksi tulang tidak berhasil diobati, bisa terjadi osteomielitis menahun (osteomielitis kronis).
Kadang-kadang infeksi ini tidak terdeteksi selama bertahun-tahun dan tidak menimbulkan gejala selama beberapa bulan atau beberapa tahun.

Osteomielitis menahun sering menyebabkan nyeri tulang, infeksi jaringan lunak diatas tulang yang berulang dan pengeluaran nanah yang menetap atau hilang timbul dari kulit.
Pengeluaran nanah terjadi jika nanah dari tulang yang terinfeksi menembus permukaan kulit dan suatu saluran (saluran sinus) terbentuk dari tulang menuju kulit.

DIAGNOSA

Diagnosis berdasarkan gejala-gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

Pada skening tulang dengan teknetium, area yang terinfeksi menunjukkan kelainan, kecuali pada anak-anak. Tetapi hal ini tidak akan muncul pada foto rontgen sampai lebih dari 3 minggu setelah gejala pertama timbul.

CT scan dan MRI juga bisa menunjukkan daerah yang terinfeksi.
Tetapi pemeriksaan ini tidak selalu dapat membedakan infeksi dari kelainan tulang lainnya.

Untuk mendiagnosa infeksi tulang dan menentukan bakteri penyebabnya, harus diambil contoh dari darah, nanah, cairan sendi atau tulangnya sendiri.
Biasanya untuk infeksi tulang belakang, diambil contoh jaringan tulang melalui sebuah jarum atau melalui pembedahan.

PENGOBATAN

Untuk anak-anak dan dewasa yang mendapatkan infeksi tulang melalui aliran darah, pengobatan paling efektif adalah antibiotik.
Jika bakteri penyebabnya tidak dapat ditentukan, maka antibiotik akan efektif untuk melawan Staphylococcus aureus (bakteri yang paling sering ditemukan sebagai penyebabnya), dan pada beberapa kasus melawan bakteri lainnya.
Tergantung kepada beratnya infeksi, pada awalnya antibiotik diberikan secara intravena (melalui pembuluh darah), selanjutnya diberikan per-oral (ditelan) selama 4-6 minggu. Beberapa penderita bahkan memerlukan antibiotik sampai berbulan-bulan.
Jika infeksi bisa ditemukan pada stadium awal, biasanya tidak diperlukan pembedahan. Tetapi kadang-kadang suatu abses memerlukan pembedahan untuk mengeluarkan nanahnya.

Orang dewasa yang mengalami infeksi tulang belakang, biasanya akan mendapatkan antibiotik selama 6-8 minggu, kadang-kadang disertai dengan istirahat total.
Mungkin diperlukan pembedahan untuk mengeringkan abses atau untuk menstabilkan tulang belakang yang terkena.

Jika infeksi tulang berasal dari jaringan lunak di dekatnya, pengobatannya lebih kompleks. Biasanya semua jaringan dan tulang yang mati diangkat melalui pembedahan, dan ruang kosong yang ditinggalkannya, diisi dengan tulang, otot atau kulit yang sehat.
Selanjutnya infeksi diobati dengan antibiotik.

Biasanya, suatu sendi buatan yang terinfeksi diangkat dan diganti.
Antibiotik diberikan beberapa minggu sebelum pembedahan, sehingga sendi buatan yang terinfeksi tersebut bisa diangkat dan digantikan oleh sendi buatan yang baru.
Kadang pengobatan bisa gagal dan infeksinya berlanjut, sehingga diperlukan pembedahan untuk menggabungkan sendi atau mengamputasi anggota gerak yang terkena.

Infeksi yang menyebar dari ulkus di kaki karena pasokan darah yang buruk atau karena kencing manis, sering melibatkan sejumlah bakteri dan sulit untuk diobati hanya dengan antibitotik saja, mungkin diperlukan pembedahan untuk mengangkat tulang yang terinfeksi.

untuk penulisan karya ilmiah, sangat di harapkan untuk melihat literatur yang lain. thanks.
Kurma untuk Kesehatan


Bahan-bahan alami yang telah disediakan di alam memang memiliki manfaat bagi tubuh. Begitu pula dengan kurma, yang memiliki khasiat cukup ampuh untuk membuat tubuh menjadi sehat dan mengatasi permasalahan yang sering timbul dalam dunia kesehatan.

Kandungan kalium yang tinggi pada kurma sangat bermanfaat bagi jantung dan pembuluh darah. Denyut nadi menjadi semakin teratur dan otot-otot menjadi kontraksi sehingga membantu menstabilkan tekanan darah. Namun, kadar kalium yang tinggi tidak diimbangi dengan kadar garam (natrium) yang tinggi. Oleh sebab itu, bagi mereka yang memiliki tekanan darah tinggi (hipertensi) tidak cocok untuk mengonsumsi kurma, apalagi jika konsumsinya berlebihan. Kalium juga mampu membuat kita terhindar dari kaku otot.

Potasium yang tinggi juga ada di dalam kurma, yang bermanfaat untuk mengendalikan tekanan darah, terapi bagi mereka yang bertekanan darah tinggi, dapat membersihkan karbondioksida dalam darah, dan memicu kerja otot serta simpul saraf.

Zat tanin yang tinggi dalam kurma dapat digunakan sebagai anti diare. Kurma juga dapat digunakan sebagai obat flu, radang tenggorokan, mengatasi mabuk serta meningkatkan trombosit dalam darah bagi mereka yang terkena demam berdarah. Caranya yaitu dengan memblender 500 gram kurma yang telah dibuang kulitnya, kemudian campur dengan lima gelas air putih sampai halus, dan diminum sebanyak satu gelas setiap satu jam selama sehari.

Mereka yang terkena sakit kepala juga dapat terobati dengan mengonsumsi buah kurma. Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata kurma terdapat zat salisilat, yaitu suatu zat yang lazim dipakai sebagai bahan baku obat sakit kepala, penghilang rasa sakit dan demam. Tapi kurma sebaiknya tidak dimakan oleh mereka yang memiliki penyakit diabetes karena akan membuat kadar gula penderita diabetes yang sudah cukup tinggi menjadi lebih tinggi.

Memakan kurma saat berbuka adalah sesuatu yang nikmat. Rasa manis kurma mampu menggantikan tenaga yang hilang selama puasa, tapi yang akan dimakan itu jumlahnya jangan terlalu banyak karena akan membuat kita cepat kenyang.

Konsumsi kurma dalam jumlah yang tidak banyak disebabkan karena jika kita mengonsumsinya terlalu banyak, akan menyusahkan kita saat melakukan ibadah. Selain itu, rasa kenyang yang timbul akan membuat kita tidak ingin mengonsumsi makanan lainnya yang justru kita butuhkan sebagai pengganti ion-ion tubuh yang hilang.

Dalam beberapa literatur, masih terjadi perdebatan mengenai perlu atau tidaknya konsumsi kurma pada saat sahur. Sebagian mengatakan perlu karena kandungan serat yang tinggi dalam kurma diperlukan saat siang menjelang. Sedangkan mereka yang beragumen tidak perlu, mengatakan kalau serat pada kurma akan membuat perut cepat kenyang, akibatnya mereka yang akan berpuasa tidak ada cadangan tenaga untuk berpuasa pada siang harinya.

moga aja terbantu ya kenapa kurma bisa meningkatkan nilai trombosit ini sangat berhubungan dengan zat tanin yang ada di kurma tersebut.

kutipan dari. info sehat.com